Perkuat Kedaulatan Pangan, Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Kampar


Kampar – FBIPOST 

Kepolisian Daerah (Polda) Riau turut menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025–2026 yang digelar di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini menjadi simbol penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus bentuk syukur atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para petani yang dinilainya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan. Ia juga menyoroti capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mampu mewujudkan swasembada pangan dalam kurun waktu satu tahun.

"Kita patut bersyukur, target swasembada pangan yang semula diproyeksikan dalam empat tahun, berhasil diwujudkan dalam satu tahun pada 2025 kemarin. Ini adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah, TNI, Polri, petani, dan seluruh elemen masyarakat," ujar Irjen Herry, di lokasi, Kamis (8/1/2026).

Mengutip pesan Presiden Prabowo, Kapolda menegaskan bahwa ketersediaan pangan merupakan fondasi utama kedaulatan negara. "Tidak mungkin sebuah negara disebut merdeka sepenuhnya apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. Capaian ini adalah tonggak penting kedaulatan bangsa kita," tegasnya.

Dalam mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Riau, Polda Riau bersama jajaran Polres dan Polresta telah menunjukkan kontribusi nyata. Pada Kuartal I periode 2025–2026, jajaran Polda Riau mengelola lahan seluas 56,35 hektare dengan total produksi mencapai 35 ton jagung.

Secara keseluruhan di wilayah Riau, luas lahan tanam jagung telah mencapai 1.805,26 hektare dengan estimasi hasil panen sebesar 526,67 juta ton. Capaian tersebut mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor hingga ke tingkat akar rumput dalam menjaga ketersediaan pangan daerah.

Pada panen raya kali ini, Polda Riau bersama kelompok tani memperkirakan hasil panen mencapai 100 ton jagung dari total lahan seluas 36 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Riau.

*Integrasi Green Policing*

Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan bagian dari penerapan konsep Green Policing. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam mendukung produksi pangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

"Kegiatan ini sejalan dengan program Tabung Harmoni Hijau yang baru-baru ini diresmikan bersama Pemkot Pekanbaru. Kami memadukan kepentingan ekologis, sosial, dan kebijakan publik," tambahnya.

Kapolda berharap keberhasilan panen raya jagung di Kabupaten Kampar dapat menjadi pemicu bagi daerah lain untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lahan pertanian. Dengan ketahanan pangan yang kuat, stabilitas sosial akan semakin terjaga dan berdampak positif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Jika rakyat sejahtera dan cukup pangan, maka stabilitas keamanan akan lebih mudah diwujudkan," pungkas jenderal bintang dua tersebut.*
 

 Advertisement Here
 Advertisement Here