Polda Maluku Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Salawaku 2026 di Ambon dan Maluku Tengah

 

Maluku – FBIPOST 

Tim Pengawas Operasi Ketupat Salawaku Polda Maluku melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel serta fasilitas Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan di wilayah Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/3/2026).


Pemeriksaan tersebut dipimpin oleh Kasetopsda Satgas Operasi Ketupat Salawaku 2026 AKBP Luther Bane guna memastikan seluruh personel maupun sarana pendukung operasi telah siap menjalankan tugas pengamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idulfitri.


Tim pengawas yang terdiri dari personel Biro Operasi (Roops) Polda Maluku dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di wilayah operasi.


Dalam kegiatan tersebut, tim memeriksa berbagai aspek, mulai dari kehadiran dan kesiapan personel, kelengkapan alat komunikasi, fasilitas operasional, hingga administrasi di masing-masing pos. Selain itu, tim juga mengevaluasi sikap tampang, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan anggota yang bertugas di lapangan.


AKBP Luther Bane mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari langkah pengawasan untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Polri.


“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana di setiap pos pengamanan dan pos pelayanan, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku dapat berjalan optimal dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri,” ujar AKBP Luther Bane.


Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 di wilayah Kota Ambon disiapkan puluhan pos pengamanan dan pos pelayanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis.


Sementara itu, di wilayah Kabupaten Maluku Tengah, pengamanan juga difokuskan pada jalur transportasi laut dengan menempatkan dua pos pengamanan di Pelabuhan Tulehu dan Pelabuhan Hunimua yang menjadi salah satu akses utama mobilitas masyarakat.


Secara keseluruhan, Operasi Ketupat Salawaku 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 2.201 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta berbagai stakeholder terkait.


Dalam operasi tersebut, Polda Maluku menyiapkan total 78 pos pengamanan yang terdiri dari 44 Pos Pengamanan, 24 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Maluku.


Adapun fokus pengamanan meliputi tempat-tempat ibadah atau masjid, pusat keramaian dan pusat perbelanjaan, pelabuhan laut dan bandara, serta sejumlah objek wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.


Kegiatan pengecekan kesiapan personel dan fasilitas pos pengamanan di wilayah Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

** 

 Advertisement Here
 Advertisement Here