Jamaah Calon Haji Kota Mojokerto Tahun 2026 Berangkat Ke Tanah Suci
Kota Mojokerto - FBIPOST
Sebanyak 224 jamaah calon haji dari Kota Mojokerto tahun 1447 H/2026 M diberangkatkan menuju tanah suci Makkah dan Madinah di Arab Saudi. Pemberangkatan dilakukan di pendopo Sabha Mandala Tama Pemerintah Kota Mojokerto jalan Gajah Mada nomor 145 Kota Mojokerto.
Dari 224 jamaah calon haji terdiri dari 107 jamaah perempuan dan 117 jamaah laki-laki serta 2 orang pendamping haji daerah. Walikota Mojokerto yang diwakili Wakil Walikota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menyampaikan bawah hari ini adalah hari yang sangat istimewa karena tidak semua orang diberikan kesempatan oleh Allah untuk berangkat ke tanah suci.
Ada yang memiliki keinginan tetapi belum mempunyai kesempatan tapi ada juga yang memiliki kemampuan malah belum mempunyai kesempatan
"Keberangkatan bapak ibu sekalian adalah tanda bahwa Allah sedang memanggil, memudahkan dan memuliakan pajenengan semua untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima," ungkap Wakil Walikota Mojokerto yang akrab dipanggil Cak Sandi.
Cak Sandi juga mengingatkan bahwa berangkat haji jangan hanya dipahami sebagai perjalanan jauh menuju Makkah dan Madinah saja tetapi juga sebagai perjalanan batin menuju ketaatan, kerendahan hati, kesabaran dan kedekatan kepada Allah.
Jamaah calon haji dari Kota Mojokerto tahun 1447 H/2026 M ini tergabung dalam gelombang 2 kloter 60 bersama rombongan haji dari Kabupaten Jombang.
"Saya berharap seluruh jamaah dapat saling menjaga, saling membantu dan saling menguatkan," harap Wakil Walikota Mojokerto.
Diharapkan saat ditanah suci para jamaah bisa saling peduli satu dengan yang lain. Yang kuat membantu yang lemah. Yang muda menghormati yang tua, yang sehat memperhatikan yang membutuhkan.
Ibadah haji sebagai latihan kasih sayang. Karena kemuliaan haji tidak hanya tampak dari sempurnanya rukun dan syarat tapi juga dari kelembutan akhlak, kesabaran dalam antrian, ketulusan membantu sesama dan kemampuan menahan diri dalam keadaan lelah. Cak Sandi juga menyoroti akan pentingnya menjaga kesehatan para Jamaah saat menjalankan haji.
Demikian juga semua didoakan menjadi haji yang mabrur. Tanda haji mabrur adalah ketika seseorang pulang dari berhaji dalam keadaan lebih baik dari sebelumnya. Tidak kembali kepada kemaksiatan dan ibadah bersih dari riya'.
"Harapan kami bapak ibu pulang ke Mojokerto tidak hanya membawa cerita dari tanah suci tetapi juga membawa hati yang lebih lembut, ibadah yang lebih istiqomah, keluarga yang lebih teduh dan lingkungan masyarakat yang ikut merasakan kebaikan" ungkap Cak Sandi.
(Agus Buyut)



Posting Komentar