Karo SDM Polda Sulteng Pantau Pelaksanaan Ujian CAT Rekrutmen Polri 2026, Tegaskan Komitmen Seleksi Transparan


 
Palu – FBIPOST 

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah melalui Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) melaksanakan Ujian Computer Assisted Test (CAT) Akademik dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Senin (18/5/2026).

Pelaksanaan ujian digelar di dua lokasi berbeda, yakni SMP Negeri 4 Palu di Jalan Suprapto dan SMK Negeri 3 Palu di Jalan Tanjung Santigi, Kota Palu.

Kegiatan tersebut ditinjau langsung Kepala Biro SDM Polda Sulteng Kombes Pol Anton Sudjarwo bersama pengawas internal, pengawas eksternal, serta awak media sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi akademik berjalan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) yang menjadi pedoman Polri dalam proses penerimaan anggota baru.

Di sela kegiatan, Karo SDM menyampaikan bahwa ujian CAT akademik merupakan salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan anggota Polri yang mengedepankan objektivitas penilaian melalui sistem berbasis komputer.

“Pelaksanaan CAT ini dirancang untuk menjamin proses seleksi berlangsung secara transparan, objektif dan akuntabel. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan akademiknya tanpa intervensi pihak manapun,” ujar Karo SDM.

Ia menjelaskan, keterlibatan unsur pengawas internal, eksternal, hingga media menjadi bagian dari pengawasan bersama agar seluruh tahapan seleksi dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Menurutnya, penggunaan sistem CAT juga memungkinkan hasil ujian diketahui secara cepat dan terbuka sehingga dapat meminimalkan potensi penyimpangan selama proses seleksi berlangsung.

“Kami ingin memastikan bahwa rekrutmen anggota Polri benar-benar menghasilkan calon personel terbaik yang memiliki kompetensi, integritas serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya.

Karo SDM berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan kemampuan sendiri, menjunjung tinggi kejujuran, serta menjaga semangat kompetisi yang sehat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjadi anggota Polri ditentukan oleh kualitas, kemampuan, dan kesiapan peserta, bukan karena campur tangan pihak lain.

“Harapan kami, seluruh rangkaian seleksi ini mampu melahirkan generasi Polri yang profesional, unggul, berintegritas serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan. Kepada para peserta, percaya pada kemampuan diri sendiri dan ikuti proses dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.
**

 Advertisement Here
 Advertisement Here