Pengurus FKUB Kota Mojokerto masa Bhakti 2026 - 2030 Dikukuhkan

 

Kota Mojokerto - FBIPOST 

Walikota Mojokerto Ika Puspita Sari didampingi Wakil Walikota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto Ikromul Yasak mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Mojokerto masa bhakti 2026 - 2030.

Pengukuhan dilakukan di Pendopo Sabha Mandala Madya Kantor Pemerintah Kota Mojokerto, Kamis (7/5/2026). Keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sangatlah penting dalam pembangunan di Kota Mojokerto yang masyarakatnya sangat plural.


Demikian pula dengan para pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dikukuhkan juga berasal dari latar belakang agama, pendidikan, pengalaman kerja yang berbeda-beda yang menjadi cermin kebhinekaan hidup di Kota Mojokerto.

Momen pelantikan ini menjadi penting karena potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh anggota FKUB Kota Mojokerto dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan ide kreatif, ide yang inovatif untuk meningkatkan kinerja organisasi kedepan. Baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota dan organisasi maupun dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Mojokerto terkait dalam menjaga kerukunan, meningkatkan kesejahteraan dan juga kemakmuran masyarakat secara menyeluruh.

Sejalan dengan hal tersebut Kota Mojokerto telah menunjukkan capaian yang layak untuk diapresiasi yang disebut dengan indeks kesalehan sosial yang dirilis oleh Kementerian Agama untuk daerah-daerah seluruh Indonesia. Capaian Kota Mojokerto atas indeks kesalehan sosial tahun 2025 diangka 90,83%.

Berdasarkan metode ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kerukunan dan kehidupan beragama di Kota Mojokerto telah terjaga dengan baik. Tentunya hal ini tidak lepas dari peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama seluruh elemen masyarakat Kota Mojokerto.

Potensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sangat penting untuk terus diberdayakan. Karena hal ini akan menjadi kekuatan besar dalam rangka mendukung pembangunan, suksesi pembangunan di bidang pemerintahan dan bidang sosial kemasyarakatan.

"Saya punya harapan besar pada seluruh pengurus dan anggota agar bisa memposisikan diri sebagai pengayom juga penyejuk. Karena kita tahu dengan pluralisme yang ada di Kota Mojokerto ini potensi untuk dipantik menjadi perbedaan yang mengarah kepada hal-hal yang merusak kondusifitas daerah itu sangat besar," harap Walikota Mojokerto Ika Puspita Sari atau yang akrab dipanggil Ning Ita dalam sambutannya.

Lebih lanjut Walikota Mojokerto menyampaikan keinginannya menjadikan Kota Mojokerto sebagai kota yang nyaman, sebagai rumah besar bagi semua. Walau dengan latar belakang berbeda-beda tetap bisa berdomisili di Kota Mojokerto dengan penuh kedamaian. Semua punya hak yang sama untuk menikmati kedamaian tinggal di rumah besar kita Kota Mojokerto.

Walikota Mojokerto juga menekankan kepada seluruh anggota FKUB yang agar memanfaatkan forum pelantikan ini untuk mengkonsolidasikan program kerja organisasi dan mensinergikan serta mengintegrasikannya baik di internal pengurus maupun eksternal dengan institusi-institusi yang berkaitan dengan FKUB.

Termasuk menguatkan potensi yang dimiliki oleh pengurus dan anggota dengan pengalaman yang berbeda-beda itu untuk bisa berkontribusi nyata dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kota Mojokerto yang sudah ditetapkan sampai dengan 5 tahun ke depan.

"Saya berharap FKUB dikuatkan kerjasamanya dengan Pemkot, ada Bakesbangpol, ini adalah perwakilan dari pemerintah kota yang menaungi organisasi FKUB," tegas Ning Ita.

Melalui koordinasi dan komunikasi yang kuat diharapkan fungsi peran pemerintah dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto yang aman kondusif ini bisa terus mendapatkan support dan dukungan dari peran aktifnya FKUB Kota Mojokerto yang saat ini ketuanya di pegang oleh Nur Rokhmad.


(Agus Buyut)
 Advertisement Here
 Advertisement Here