Apel Operasi Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis
Medan – FBIPOST
Sebagai langkah menekan angka kecelakaan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi memulai Operasi Keselamatan Toba 2026 yang berlangsung selama dua minggu, tepatnya dari 2 hingga 15 Februari. Pelaksanaan apel gelar pasukan yang menandai dimulainya operasi tersebut berlangsung di Lapangan KS Tubun Polda Sumut dengan melibatkan lebih dari dua ribu personel.
Wakil Kepala Polda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan, membacakan amanat Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yang menegaskan bahwa aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas merupakan hal fundamental yang wajib dirasakan oleh seluruh masyarakat sebagai pengguna jalan. Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin masyarakat terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan, terlebih dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah," ucap Kapolda melalui Wakapolda.
Kapolda Sumut memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Sumut serta instansi terkait atas sinergi dan persiapan yang matang dalam mendukung operasional ini. Ia juga memaparkan data kinerja penegakan hukum lalu lintas sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan pengurangan pelanggaran secara signifikan. Jumlah tilang turun dari 140.145 kasus menjadi 75.454 kasus, menurun sebesar 46,2 persen, sementara pelanggaran lalu lintas secara keseluruhan berkurang 23,4 persen.
Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara juga menurun sebesar 4,6 persen dengan korban meninggal dunia yang berkurang hingga 10,4 persen. Hasil ini dikaitkan dengan upaya berkesinambungan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Operasi Keselamatan Toba 2026 dilakukan sejalan dengan inisiatif global Decade of Action for Road Safety 2021–2030, yang menargetkan pengurangan fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 50 persen. Pelaksanaan operasi ini berorientasi pada lima pilar keselamatan jalan yakni manajemen keselamatan, infrastruktur, kendaraan, perilaku pengguna jalan, dan penanganan pasca kecelakaan.
Sebanyak 2.023 personel terlibat dalam operasi ini, yang berasal dari 100 personel Satgas Polda serta 1.923 personel Satgas dari jajaran Polres, Polresta, dan Polrestabes. Target operasi mencakup pengawasan terhadap pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Kapolda juga mengingatkan seluruh anggota agar melaksanakan tugas dengan pendekatan tegas namun tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan profesionalisme, serta menghindari pelanggaran kode etik. "Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Junjung tinggi integritas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tegasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumatera Utara berharap akan membentuk budaya tertib berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta meningkatkan kualitas keselamatan dan kehidupan masyarakat di wilayahnya.*



Posting Komentar