Dorong Transparansi Rekrutmen Polri Melalui Forum Konsultasi Publik di Sulawesi Tengah
Palu – FBIPOST
Polda Sulawesi Tengah menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik guna mengoptimalkan standar pelayanan dalam proses penerimaan anggota Polri. Kegiatan berlangsung di Ruang VIP Foodie Cafe and Resto, Selasa (10/2/2026).
Forum tersebut menjadi langkah untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, terutama pada sektor rekrutmen kepolisian.
Acara dipimpin Karo SDM Polda Sulteng Kombes Pol Anton Sudjarwo dan menghadirkan berbagai unsur eksternal, seperti Dukcapil Kota Palu, Dinas Pendidikan, Himpunan Psikologi Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta unsur internal Polri meliputi Bid Dokkes, Bid Humas, Bid Propam, Itwasda. Hadir pula perwakilan Front Pemuda Kaili (FPK), jurnalis, dan sejumlah pihak sekolah di Kota Palu.
Pembahasan utama dalam forum ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dalam tahapan rekrutmen anggota Polri.
Kombes Pol Anton Sudjarwo menegaskan bahwa aturan serta mekanisme penerimaan anggota Polri sepenuhnya merujuk pada kebijakan Mabes Polri, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan personel, kondisi daerah, serta strategi nasional pengembangan SDM.
“SDM Polda bertindak sebagai operator yang menjalankan konsep dan kebijakan dari Mabes Polri. Seluruh tahapan rekrutmen disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kondisi strategis nasional,” ucap Karo SDM.
Ia memaparkan bahwa jalur penerimaan Polri terdiri dari beberapa kategori, seperti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, Tamtama, rekrutmen proaktif berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik, jalur disabilitas, Bakomsus, hingga SIPSS.
Kombes Pol Anton kembali menekankan bahwa proses seleksi tetap berpegang pada prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Selain itu, Polda Sulteng rutin melakukan analisa dan evaluasi pada setiap tahap dengan melibatkan tenaga ahli serta pengawas eksternal agar objektivitas dan integritas seleksi tetap terjaga.
Melalui forum ini, Polda Sulteng berharap bisa menyerap saran dan masukan yang membangun dari masyarakat serta para pemangku kepentingan, sehingga proses penerimaan anggota Polri di masa mendatang semakin baik dan mampu melahirkan personel yang berkualitas serta berintegritas.*



Posting Komentar