Operasi Keselamatan Lancang Kuning Digelar Polda Riau, 1.126 Personel Dikerahkan


Pekanbaru — FBIPOST 

Polda Riau menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 sebagai langkah awal meningkatkan keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas, terutama menjelang bulan Ramadan. Operasi ini merupakan bagian dari kegiatan terpusat yang dikoordinasikan oleh Korlantas Polri.

Apel pasukan berlangsung di Lapangan Mapolda Riau dan dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Senin (2/2/2026). Dalam arahannya, Hengki menjelaskan bahwa operasi ini menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.

"Operasi ini sebelum adanya Operasi Ketupat 2026 ini bagaimana kita menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban kecelakaan," kata Hengki Haryadi.

Ia menegaskan bahwa jalan raya bukan sekadar sarana transportasi, melainkan fasilitas publik yang menjadi tanggung jawab bersama untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, Hengki menekankan agar Operasi Keselamatan Lancang Kuning dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif kepada masyarakat.

"Artinya di sini kita kedepankan tindakan preemtif dan preventif, pengerahan spanduk, ramp check," katanya.

Meski mengedepankan upaya pencegahan, Polda Riau melalui Direktorat Lalu Lintas tetap melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Penindakan difokuskan menggunakan sistem elektronik.

"Respresif dengan skala prioritas, di mana 95 persen e-TLE dan 5 persennya manual," katanya.

Dalam operasi ini, sebanyak 1.126 personel gabungan dikerahkan. Adapun sasaran penindakan meliputi penggunaan knalpot brong, kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta berbagai pelanggaran lalu lintas lainnya. Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai hari ini hingga 15 Januari 2026.*

 Advertisement Here
 Advertisement Here