Zona Art 2026 Pasar Seni Mojokerto Menjadi Ruang Berkesenian Bagi Masyarakat Mojokerto dan Sekitarnya


 Kota Mojokerto - FBINEWS

Seniman Mojokerto membuat gebrakan di tahun 2026 ini. Mereka mendobrak sekat-sekat sebagai upaya menumbuh kembangkan kesenian di Kota Mojokerto.

Para seniman yang aktif berkarya di Pasar Seni Mojokerto ini membuat agenda pameran lukisan rutin setiap bulan pada hari Sabtu dan Minggu di Minggu ke dua. 

Lokasi yang dipilih adalah pendopo atau paseban alun-alun (Wiraraja) Kota Mojokerto. Tempatnya yang berada di jantung kota menjadi lokasi yang sangat strategis untuk mempertemukan antara karya-karya para seniman dengan masyarakat.

Langkah ini tentu penting mengingat pertumbuhan seni lukis di Kota Mojokerto terasa masih sangat minim. Apresiasi masyatrakat masih lemah. Terbukti, sebelum muncul Pasar Seni Mojokerto, di Kota Mojokerto nyaris tidak ada galeri lukisan. Kalaupun ada galeri lukisan yang kecil-kecil pun terlihat seolah tanpa pertumbuhan yang siknifikan.

Untuk itulah pemajuan seni lukis di Kota Mojokerto menjadi PR bersama. Membutuhkan kolaborasi dari banyak pihak. Sepenting apakah menumbuhkan seni lukis di Kota Mojokerto? Pentingnya seperti mencukupi kebutuhan hidup. Karena bisa bernilai edukasi, rekreasi maupun profesi.

Alun-alun Kota Mojokerto merupakan tempat yang nyaman untuk didatangi. Hampir setiap hari banyak orang datang. Ada yang sekedar bersantai, bermain maupun wisata kuliner. Di sekeliling alun-alun banyak UMKM yang menyediakan berbagai macam makanan.

Setiap Sabtu malam maupun pada Minggu pagi saat diadakan car free day alun-alun Kota Mojokerto penuh pengunjung.

Dan pada bulan Februari Zona Art 2026 Pasar Seni Mojokerto akan digelar pada tanggal 7 dan 8. Ada 17 seniman yang sudah siap memajang karya serta melukis bareng pada hari Minggu bersama puluhan pelajar.

Tentu ini menjadi hal yang sangat menarik dalam upaya membangun kesenian di Kota Mojokerto. Zona Art 2026 Pasar Seni Mojokerto akan memantik kreativitas anak-anak sekaligus upaya membangun Kota Mojokerto dengan cara menumbuhkan ekonomi kreativ.

"Kegiatan ini kami gelar sebagai upaya edukasi dan promosi. Edukasi tentang dunia seni terutama seni lukis serta promosi bagi pasar seni," lanjut Buyut yang merupakan ketua paguyuban Pasar Seni Mojokerto.

Lebih lanjut Buyut menyampaikan bahwa saat ini banyak anak-anak yang kecanduan akan gadged dan game online sehingga daya kreativitas mereka terbelenggu. Mereka bergantung dengan tools yang tersedia.

Banyak orang tua resah dengan pertumbuhan anak-anaknya. Mereka membutuhkan tempat dan kegiatan yang bagus buat anak-anak

Melalui kegiatan ini para seniman ingin membangun kemampuan anak-anak melalui melukis. Mereka akan dikenalkan dengan titik, garis, bidang dan warna.

Masyarakat juga bisa melanjutkan les melukis di Pasar Seni Mojokerto yang berada di Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto. Baik itu tingkat anak-anak maupun dewasa. Biayanya cukup terjangkau.

Dengan slogan Kunjungi-Gabung-Apreaiasi-Koleksi diharapkan kegiatan ini bisa menyatu dengan berbagai pihak termasuk masyarakat luas.

Selama ini para seniman Pasar Seni Mojokerto banyak berkiprah ke luar kota. Baik melalui pameran secara kelompok maupun pribadi. 

"Setelah sering kegiatan keluar kota saat ini kami merasa saatnya tampil untuk masyarakat Kota Mojokerto dan sekitarnya," jelas Buyut.

Kota Mojokerto menuju sebagai kota pariwisata dimana identik erat dengan seni. Makanya dalam menyelenggarakan kegiatan Zona Art 2026 Pasar Seni Mojokerto perlu bergandengan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. 

"Saya tentu saja mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung terselenggaranya kegiatan ini," pungkas Buyut.


(Agus Buyut)

 Advertisement Here
 Advertisement Here