Satgas Pangan Polda Kalsel Intensif Awasi Harga dan Ketersediaan Sembako di Pasar Tradisional Saat Ramadhan
Banjarmasin – FBIPOST
Sepanjang bulan suci Ramadhan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan aktif melakukan pemantauan langsung guna memastikan harga dan stok bahan kebutuhan pokok tetap stabil. Pada Minggu pagi (1/3/2026), tim yang dipimpin AKP Sufian Noor, S.E., M.M. meninjau sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kelangkaan dan kenaikan harga yang kerap terjadi di awal Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, AKP Sufian Noor didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., serta personel lainnya, yakni Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.
“Kami turun langsung ke pedagang dan konsumen untuk memastikan harga bahan pokok masih dalam batas wajar dan stoknya aman. Ini bentuk komitmen kami untuk menjaga ketahanan pangan selama Ramadhan,” ujar AKP Sufian Noor di sela-sela pemantauan.
Selama pengecekan, tim menyisir area los pasar dan berdialog dengan pedagang maupun pembeli. Komoditas yang menjadi perhatian utama meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam, telur, serta berbagai jenis cabai dan bawang.
Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum persediaan bahan pokok dinilai aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Para pedagang juga menyampaikan bahwa distribusi dari pemasok masih berjalan lancar.
“Alhamdulillah, stok masih banyak dan harga relatif stabil. Kami harap situasi ini bisa bertahan hingga Lebaran nanti,” ungkap salah seorang pedagang.
Meski demikian, Satgas Pangan tetap mengingatkan pedagang agar tidak melakukan penimbunan atau menjual barang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Jika ditemukan indikasi permainan harga atau kelangkaan barang, kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil langkah antisipatif,” tegas AKP Widodo Saputro menambahkan.
Kehadiran Satgas Pangan di pasar tradisional mendapat respons positif dari pedagang dan pengunjung. Mereka merasa lebih tenang dan terbantu dengan adanya pengawasan langsung dari kepolisian sehingga aktivitas jual beli berlangsung aman dan tertib.*



Posting Komentar