Wanita Dijambret hingga Tersungkur di Depok, Polisi Buru Pelaku



DEPOK, FBIPOST.NET 

Seorang wanita menjadi korban penjambretan saat berjalan kaki di kawasan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026). Korban tersungkur setelah pelaku merampas tas yang berada di bahu kanannya.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, pelaku terlihat mengenakan baju panjang berwarna putih dan topi.

Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki sambil mengenakan headphone. Pelaku yang datang dari arah belakang kemudian langsung menarik tas korban.

Korban sempat berusaha mempertahankan tasnya. Namun, tarikan pelaku membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke jalan.

Akibat kejadian tersebut, dompet dan telepon seluler milik korban dilaporkan raib dibawa pelaku.

Peristiwa penjambretan itu terjadi sekitar pukul 11.22 WIB. Kepolisian telah menerima keterangan korban dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Kapolsek Beji, Kompol Antonius, mengatakan korban telah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialaminya.

"Korban sudah di-BAP dan sudah kita antar ke klinik. Luka lecet di tangan bagian siku aja," ujar Antonius saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/10/2026).

POLISI TELUSURI KEBERADAAN PELAKU

Antonius menjelaskan, hingga Senin, tim Unit Reserse Kriminal Polsek Beji masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Berdasarkan hasil penelusuran awal, sepeda motor yang digunakan pelaku diketahui bukan milik pelaku secara langsung. Kendaraan tersebut diduga telah digadaikan kepada seseorang, sehingga polisi masih menelusuri informasi terkait kepemilikan dan keberadaan motor tersebut.

"Sampai saat ini Kanit Reskrim dan tim masih ngejar pelaku. Hasil dari penelusuran pemilik motor bahwa motor tersebut digadai ke orang. Saat ini sedang ditelusuri oleh Kanit. Mohon doanya ya agar bisa segera keungkap," tuturnya.

Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku penjambretan.

Masyarakat diimbau tetap waspada saat beraktivitas di ruang publik serta menjaga barang berharga agar tidak mudah menjadi sasaran kejahatan.

**

 Advertisement Here
 Advertisement Here