Granat dan 41 Butir Amunisi Aktif Ditemukan di Kebun Jati Lamongan

Granat dan 41 Butir Amunisi Aktif Ditemukan di Kebun Jati Lamongan

FBIPOST
Rabu, 04 November 2026


LAMONGAN – FBIPOST.NET

Warga Dusun Jurug, Desa Primpen, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat dan puluhan butir amunisi senjata api di area kebun jati milik warga. Untuk mengantisipasi risiko ledakan, polisi bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana langsung melakukan sterilisasi hingga pemusnahan benda berbahaya tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menjelaskan, kepolisian menerima laporan dari Sekretaris Desa Sumberbanjar yang kemudian ditindaklanjuti Kapolsek Bluluk AKP Mudo Tri Sanjoyo bersama jajaran kepolisian dan personel Koramil setempat.

Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mensterilkan area guna mencegah masyarakat mendekati benda mencurigakan tersebut.

"Dari hasil penanganan di lokasi, ditemukan satu buah granat berbentuk bulat serta 41 butir amunisi kaliber 5,56 mm. Rinciannya, sebanyak 39 butir masih aktif dan dua butir lainnya dalam kondisi rusak," ungkap Hamzaid, Rabu (4/11/2026).

Untuk memastikan penanganan berjalan aman, Polres Lamongan berkoordinasi dengan Tim Jibom Gegana Satbrimobda Jawa Timur.

Tim Pamapta Polres Lamongan, Tim Identifikasi, bersama personel Jibom Gegana kemudian melakukan sterilisasi dan pemeriksaan lanjutan terhadap seluruh benda berbahaya yang ditemukan.

Setelah melalui pemeriksaan, granat dan puluhan amunisi tersebut diputuskan untuk dimusnahkan melalui prosedur disposal di lokasi yang telah dinyatakan aman.

"Sebelum proses pemusnahan dilakukan, petugas menyeterilkan area dengan radius 500 meter demi memastikan keselamatan masyarakat. Seluruh rangkaian pengamanan dan pemusnahan rampung sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman," tambahnya.

Polres Lamongan mengapresiasi respons cepat warga yang segera melaporkan penemuan tersebut kepada pihak berwenang. Kepolisian menegaskan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi bahaya dan menjaga keamanan lingkungan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba memeriksa benda mencurigakan yang diduga merupakan granat, bahan peledak, maupun amunisi senjata api.

Apabila menemukan benda serupa, warga diminta segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus.

"Polres Lamongan sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan tersebut demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama," pungkas Hamzaid.
**