Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Tinjau Lokasi Pembangunan Makodam di Tidore

Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Tinjau Lokasi Pembangunan Makodam di Tidore

FBIPOST
Rabu, 04 November 2026



TERNATE – FBIPOST.NET

Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXVIII/Moloku Kie Raha serta fasilitas pendukung satuan di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Selasa (3/11/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan, kondisi lingkungan, serta kelayakan lokasi sebagai bagian dari pematangan rencana pembangunan infrastruktur strategis Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha.



Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat Kodam mengunjungi lahan hibah seluas 10.400 meter persegi di Desa Akekolano, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Lahan yang merupakan hibah dari H. A. Rahman Adrias, warga asal Toloa, Tidore, itu direncanakan untuk pengembangan sejumlah fasilitas pendukung, seperti lapangan olahraga, tempat ibadah, dan area parkir.

Pangdam juga meninjau bangunan pondok yang selama ini digunakan untuk kegiatan pendidikan anak-anak santri. Keberadaan fasilitas pendidikan tersebut menjadi salah satu perhatian agar rencana pengembangan kawasan tetap memperhatikan aktivitas sosial masyarakat setempat.

Selanjutnya, rombongan meninjau lahan Kompi Khusus 732 seluas lima hektare yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Makodam XXVIII/Moloku Kie Raha beserta unsur satuan jajarannya.

Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi geografis, potensi pengembangan kawasan, serta kesiapan lahan dalam mendukung pembangunan pusat komando dan pengendalian organisasi.

Dalam kesempatan itu, Pangdam menerima paparan dari Kazidam mengenai rencana induk atau master plan pembangunan Makodam, meliputi konsep pembangunan, desain bangunan, serta penataan fasilitas perkantoran.

Mayjen TNI Nefra Firdaus menegaskan, pembangunan infrastruktur satuan harus diawali dengan perencanaan yang matang, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan jangka panjang organisasi.

Menurutnya, pembangunan Makodam tidak hanya berfokus pada penyediaan gedung dan fasilitas perkantoran, tetapi juga harus mampu menunjang kesiapan operasional serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

“Pembangunan Makodam harus direncanakan secara matang, terarah, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Kita ingin infrastruktur yang dibangun nantinya benar-benar mampu menunjang kesiapan operasional, efektivitas pelaksanaan tugas, serta menjadi fondasi yang kuat bagi perkembangan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha ke depan,” tegas Pangdam.

Melalui peninjauan tersebut, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha terus mematangkan tahapan awal pembangunan infrastruktur komando.

Kehadiran Makodam yang representatif diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kesiapan satuan, serta mendukung pelaksanaan tugas TNI AD dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan di wilayah Maluku Utara.

**